5 Tips Memilih Mainan Anak Dengan Tepat
Dunia anak adalah dunia bermain. Hampir 80 persen kegiatan anak-anak ketika bangun merupakan kegiatan main. Hal yang juga tidak terlepas dari tumbuh kembangnya di masa balita. Oleh karena itu, tips memilih mainan anak harus dipertimbangkan benar.
Mengapa?
Jangan sampai Anda hanya sekadar membeli yang menyenangkan hati dan tidak bermanfaat. Anak menggunakannya sebagai alat yang mendukung kegiatan. Pertumbuhan dan perkembangannya tidak ikut terangsang.
Tips Memilih Mainan Untuk Anak
Baiknya sebelum Anda membelikan mainan untuk anak Anda perhatikan dahulu manfaat mainan yang disesuaikan dengan umur anak. Seperti berikut!Manfaat mainan sesuai umur anak
● Usia 0-12 bulan
Dengan memberikan mainan kepada anak yang masih bayi, sangat bermanfaat untuk melatih sel-sel motorik pada anak. Dengan memainkan alat bermain yang berbunyi juga bermanfaat untuk melatih tingkat respon anak, selain itu juga dapat membantu anak untuk menggenggam dan menggerakkan tangan.
● Usia 1-3 tahun
Manfaat yang didapat dengan memberikan mainan pada anak usia ini, diantaranya adalah melatih anak untuk tanggap pada hal-hal baru, melatih kecepatan berpikir anak, dan juga melatih kognitif mereka.
● Usia 4-5 tahun
Anak usia ini masih sangat senang mengeksplorasi lingkungan. Berikan mainan yang dapat mendukung daya imajinasinya. Dengan dengan manfaat yang didapat adalah anak mampu untuk mengekspresikan dan juga mengeksplorasi berbagai macam hal-hal yang baru mereka temukan.
● Usia 6-8 tahun
Manfaat memberikan mainan berupa teka-teki seperti puzzle, akan membantu anak untuk cepat tanggap dan juga melatih daya pikir mereka. Selain itu juga mainan teka-teki dapat melatih kecerdasan anak, dan tentu hal tersebut sangat baik untuk masa depan mereka nanti.
● Usia 9-12 tahun
Usia anak yang sudah bisa memilih mainannya sendiri ini tentu banyak sekali manfaat yang didapatkan. Diantaranya melatih mereka untuk bertanggungjawab atas mainan yang mereka pilih, mengajak anak untuk belajar berbagi mainan dengan anak lainnya, serta melatih anak untuk tanggap pada lingkungan sekitar.
Memberikan mainan untuk anak tentu sangat baik sekali. Sebagai orang tua tentu Anda ingin memberikan yang terbaik untuk putra dan putri di rumah bukan?
Lalu bagaimana mainan yang dimaksud? Tentu Anda harus memilih berdasarkan kriteria berikut.
1. Sesuai Usia Tumbuh Kembang
Anak mempunyai tugas tumbuh kembang sesuai dengan usianya. Misalnya, anak usia 1 tahun ke bawah masih harus mengoptimalkan panca indera. Di sini, Anda tidak mungkin membelikannya mainan peralatan masak.
Maka sangat disarankan untuk membeli mainan yang berwarna dan mempunyai bunyi-bunyian agar penglihatan juga pendengaran anak terangsang. Selain itu, Anda dapat pula memilih berbagai mainan dalam bermacam bentuk dan ukuran. Bayi, mulai merasakan bentuk benda berdasarkan sentuhan.
2. Mainan yang Memancing Imajinasi
Hendaknya mainan untuk anak dapat memancing imajinasi, selain pas untuk fisik.
Salah satu mainan dengan kategori ini adalah balok yang dapat disusun menjadi bentuk tertentu dan membantu memperkenalkan warna. Main peralatan masak, mobil-mobilan, dan boneka juga dapat memancing imajinasi. Misalnya, anak dapat berbicara sendiri seperti Anda berbicara dengan orang lain.
3. Tidak Berbahaya dari Bahan dan Isinya
Di beberapa mainan, biasanya terdapat 'warning'. Ini tanda bahaya. Mainan mungkin saja berbahaya karena zatnya berbahaya jika tertelan atau bahannya kecil dan runcing.
Oleh sebab itu sebaiknya sebelum membeli mainan, perhatikan keamanannya untuk anak-anak. Jangan sampai mainan yang sudah dibeli malah menjadi benda yang berbahaya untuk dimainkan oleh anak.
Bahaya lain yang harus diwaspadai adalah 'konten'. Hal ini sangat penting, terutama jika orang tua memberikan gadget sebagai salah satu mainan utama yang diberikan pada anak.
4. Mengajak Anak untuk Berinteraksi
Anak usia 1 tahun bermain sendiri dengan egosentris yang tinggi. Hal tersebut berkurang dengan makin bertambahnya usia. Sesekali temani mereka dan ajak bermain peran dengan mainannya. Ini akan membantu meningkatkan kecerdasan bahasa dan sosial.
5. Mempertimbangkan Harga
Terakhir, pertimbangkanlah harga dalam membeli mainan. Sesuaikan dengan bugdet dan manfaat yang diberikan.
Jadi, pada dasarnya Anda sebagai orang tua membelikan mainan bukan sekadar bertujuan agar anak tidak mengganggu. Sesekali mereka harus didampingi agar fungsi mainan optimal secara pertumbuhan dan kecerdasan dari berbagai sisi. Yuk, ikuti tips memilih mainan anak dengan tepat!
